Di atas runtuhan Melaka Lama penyair termenung seorang diri ingat Melayu kala jayanya pusat kebesaran nenek bahari Di sini dahulu laksamana Hang Tuah satria moyang Melayu sejati jaya perkasa gagah dan mewah "tidak Melayu hilang di bumi" Di sini dahulu payung berkembang megah bendahara Seri Maharaja bendahara cerdik tumpuan dagang lubuk budi laut bicara Pun banyak pula penjual negeri mengharap emas perak bertimba untuk keuntungan diri sendiri biarlah bangsa menjadi hamba Inilah sebab bangsaku jatuh baik dahulu atau sekarang inilah sebabnya kakinya lumpuh menjadi budak jajahan orang Sakitnya bangsaku bukan di luar tapi terhunjam di dalam nyawa walau diubat walau ditawar semangat hancur apakan daya Janji Tuhan sudah tajalli mulialah umat yang teguh iman Allah tak pernah mungkir janji tarikh riwayat jadi pedoman malang mujur nasibnya bangsa turun dan naik silih berganti terhenyak lemah naik perkasa tergantung atas usaha sendiri Riwayat lam...